Posted by Unknown
Sabtu, 12 Februari 2011
0 comments
Sekilas tentang Akuisisi Data Suhu dengan ADC Internal Mikrokontroller ATMEGA 8535 (bagian 1), bahwa salah satu fitur yang telah dimiliki oleh mikrokontroler adalah mampu untuk melakukan konversi sinyal analog menjadi sinyal dalam level digital (Analog to Digital Inverter). Dibagian kedua ini, mungkin lebih akan dibahas tentang bentuk rangkain serta program yang akan dibuat: Berikut rangkaiannya:
Gambar 1. Rangkain Sensor suhu Lm 35
Untuk bentuk rangkaiannya system minimum mikrokontroler dapat dibaca diartikel system minimum mikrokontroler ATMEGA 8535. Lalu dihubungkan dengan output berupa LCD 16 x 2 yang dihubung kan dengan portB pada mikrokontroler. Di pin A.0 (kita ketahui bahwa ADC pada mikrokontroler terletak di portA). Berikut rangkain sensor suhu dengan LM 35
Lakukan pengukuran ketika suhu ruangan 0 derajat berapa tegangan yang masuk ke mikrokontroler, lalu lakukan pula pengukuran ketika suhu ruangan 100 derajat celcius. Ketika sudah kita dapatkan tegangan referensi tersebut, masukkan di rumus ADC, sehingga di dapatkan program:
Pada dasarnya, Dunia Control dan instrumentasi berkaitan dengan pengukuran dan control terhadap suatu alat, misal kita ingin mengontrol kecepatan suatu motor, intensitas cahaya, proximity,dll. Tentunya debelum kita pelakukan pengontrolan tesebut kita harus menghiutng atau mengukur kondisi alat atau objek yang akan kita control tersebut dalam keadaan normal.
Dalam pembahasan kali ini saya ingin berbagi kepada sahabat-sahabat dekalian sedikit tentang pelajaran yang pernah saya dapat dalam praktikum di kampus tercinta saya. Tentang Mengukur Kecepatan dengan Rotary Encoder.
Rotary Encoder pada umumnya dikenal sebagai salah satu sensor kecepatan, karena pada dasarnya bentuk fisik dari rotary encoder adalah suatu lempengan yang berbentuk lingkaran yang disalah satu busurnya mempunyai celah, dan celah ini yang dimanfaatkan sebagai tempat untuk memutus sinyal yang diberikan dalam bentuk cahaya, karena lempengan ini diletakkan di tengah antara sumber cahaya dan juga penerima cahaya, ini artinya setiaplembengan iti berputar tentunya dalam satu kali periode putaran penuh tentu akan satu kali sumber cahaya akan mengenai penerima cahaya, nah waktu yang diperlukan lempengan ini dalam berputar untuk menegnai cahaya ini lah yang akan kita pakai dalam perhitungan dalam menentuka kecepatan putaran.
Keliling lingkaran = 2 x phi x r
T = 1 / f
Ket:
r = jari – jari
phi = 22/7
T = periode
f = frekuensi
Berikut Gambar Rotary Encoder
Gambar 1. Bentuk Fisik Rotary Encoder
Berikut Rangkaian Sederhana Rotari Encoder
Gambar 2. Rangkaian Rotary Encoder
Pada gambar diatas light source dapat kita gunakan led inframerah atau komponen yang mampu menembakkan cahaya sedangkan disisi kanan light receive dapat kita gunakan sensor cahaya seperti photodiode ataupun phototransistor yang banyak tersedia di pasaran dengan harga yang murah, ketika light source terpotongan oleh lempengan maka transistor akan aktif sehingga dapat membri logika pada controller (PLC atau mikrokontroler) sedangkan ketika light source terpotogn oleh lempengan maka transistor kondisinya cut-off dan tidak ada perubahan logika yang terkitrim ke mikrokontroler.
Oke sahabat sekalian sekian penjelasan singkat dari saya, semoga ilmu yang sedikit ini bermanfaat.
Posted by Unknown
Senin, 31 Januari 2011
0 comments
Apa Kabar teman - teman!!! sudah lama tak memuat postingan karena berbagai alasan , yah kali ini saya mungkin sedikit berbagi (dalam rangka saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran).. yaitu bagi kita yang ingin mencoba belajar program khususnya bahasa c. Program menghitung Turunan dengan menngunakan bahasa C menurut saya cukup aplikatif untuk belajar (belajar bahasa c dan matematka tentunya..
check this out
Berikut programnya:
#include #include
int main(int argc, char *argv[]) { int pangkat,i; float a[("%d",pangkat)]; float b[("%d",pangkat)]; float c[("%d",pangkat)];
printf("masukkan pangkat X yang tertinggi ="); scanf("%d",&pangkat);
Analog Scaling merupakan salah satu keunggulan daari controller yang dapat dibilang paling populer saat ini didunia industri yaitu programable logic control (PLC). karena bukan hanya dapat menambil data dalam bentuk analog namun juga dapat mengeluarkan output dalam bentuk analog pula. Analog Scaling pada Programable Logic Control (PLC) biasanya digunakan untuk aplikasi yang memerlukan ketelitian yang tinggi, seperti level ketinggian, suhu, berat, dll karena untuk aplikasi tersebut jika menggunakan modul digital hasilnya tidak akan baik karena seperti yang kita ketahui modul digital nilainya hanya high logic dan low logic artinya logika 1 dan logika 0. Tentu hal ini tidak bisa digunakan untuk pengukuran suhu karena skala dari suhu yang diukur biasanya antara 0 – 100 derajat.
untuk itu penguasaan Analog Scaling pada Programable Logic Control (PLC)harus sangat dikuasai (saat ini penulispun masih terus-terusan belajar(semoga mengerti)). secara umum modul analog pada PLC dapat bekerja dengan dua level, 1. arus dari 4 sampai 20 mili Ampere 2. Tegangan dari 0 sampai 10 Volt
Mikrokontroler ATMEGA 8535 merupakan mikrokontroler keluaran ATMEL keluarga AVR yang salah satu kelebihannya dibandingkan dengan keluaran ATMEL lainnya semisal MSC-51 adalah telah memiliki ADC (Analog to Digital Converter) internal sehingga dapat digunakan untuk aplikasi untuk converter data analog ke digital tanpa perlu menggunakan IC ADC tambahan.
Analog to Digital Converter(ADC) merupakan metode yagn sangat populer (setidaknya untuk saat ini), karena kita dapat "men-digital-kan" masukan-masukan yang sifatnya analog, karena selama ini kita sebagai seorang pemula(maksudnya : saya sendiri) biasanya hanya membuat rangkaian analog saja ataupun digital saja.
Dalam percobaan kali ini, kita akan membuat akuisisi data suhu ruangan dengan menggunakan IC LM35 sebagai sensor dn mikrokontroler ATMEGA 8535 sebagai pengolah datanya.
akuisisi data suhu ini akan mengambil suhu yang tentunya dalam bentuk analog karena tidak mungkin suhu dalam bentuk digital (lokia 0 atau logika 1) lalu kita olah dengan mikrokontroler atmega 8535 yang mempunyai fasilitas ADC internal 10 bit didalamnya lalu akan kita tampilkan keluarannya di lcd( liquid crystal display).
Seperti yang kita ketahui rumus ADC pada AVR adalah:
Kode digital = (Vin / V ref) * 2n
Diamana:
Vin = V masukan pada pin ADC yang kita gunakan
Vreff = V referensi yang kita gunakan (V pada pin Areff)
N= bit ADC pada mikrokontroler AVR yang kita gunakan (pada ATMEGA 8535 ADC-nya 10 bit)
Untuk rangkaian beserta programnya akan dibahas dibagian Akuisisi Data Suhu dengan ADC internal pada mikrokontroler ATMEGA 8538(bagian 2)
Posted by Unknown
Senin, 03 Januari 2011
1 comment
Dalam banyak hal, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mempermudah aktifitas manusia (terutama..mereka yang siap menerimanya) , berbagai macam kreasi hasil kreatifitas manusia pun beragam dari hal kecil sampai hal yang tidak kecil.. ya, kali ini saya mencoba menjadi salah satu bagian dari mereka yang mencoba berkreasi dengan hal yang sederhana itu.. ssaya mencoba membuat rangkaian pendeteksi panas yang berlebih dari suatu benda(bisa: air, suhu tubuh,dll) dengan menggunakan rangkaian yang begitu sederhana...
Gambar Rangkaian
rangkaian terdiri dari: Sensor suhu (thermistor atau sejenisnya) potensiometer 10 K Op Amp 741 resistor output: Bi Colour Led
Penjelasan Rangkaian
sebagai saklar otomatis kita gunakan pembagi tegangan anta thermistor dan potensiometer (untuk mengatur akurasi) dan tegangan yang masuk dari pembagi tegangan tadi masuk ke op amp LM 741 lalu output berupa LED akan berubah warna secara otomatis. cat:: output dapat di ganti dengan buzzer
ketika suhu panas
ketika suhu dingin semoga bermanfaat... tahun baru, semangat baru.........
Posted by Unknown
Minggu, 02 Januari 2011
0 comments
Postingan Kedua ku di tahun 2011 nih sob.... mau share tentang kata - kata lucu yang mungkin membuat temen - temen sekalian terinspirasi..(hehe...agak lebay)... yah dengan masih mengususng semangat perubahan dan optimistis di awal tahun yang penuh harapan ini...
"Bingung deh, Garuda rebutan tempat sama kamu di dadaku"
“Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.”
" Kamu tau gak kenapa kok kita cuman bisa lihat pelangi setengah lingkaran? karena setengahnya lagi ada di mata kamu "
"Mungkin aku kiper terburuk sedunia, membiarkan kamu membobol gawang berkali-kali dengan cintamu"
"Eh pinjem flashdisk dong, aku pengen transfer data cintaku buat kamu" Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih! — Gubraak!!
"Berakit-rakit kehulu,berenang-renang ke tepian, abang siap ke penghulu, biar neng ga kesepian"
"Lihat di sana sayang! matahari terbenam begitu indah, (sambil menatap pasangan) walau begitu, itu tak dapat menandingi keindahan dirimu "
"Dunia ini hanya milik kita berdua sayang, yang lainnya hanya ngontrak.Wkwkwk"
"Aku bersedia menjadi lilin, membakar diriku untuk menerangi dirimu."
“Orang2 pada takjub liat panjangnya tembok Cina, padahal kan lebih panjang tembok Cinta kita”
“Kalo kamu lagi di Amerika, Patung Liberty ga akan bawa obor tapi bakal bawa BUNGA”
“Newton menemukan gaya tarik menarik gravitasi. Aku yg menemukan gaya tarik menarik di dirimu”
“Kenapa Superman pake kolornya diluar? Soalnya dia buru-buru pengen ketemu kamu” “Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku.” — hahaha sakit perut..
“Say tadi malem gw dapt telpon dari kayangan katanya mereka kehilangan 1 bidadarinya. Gw gak akan bilang lo ada di sini mmmuach ….”
“Orang bilang bulan itu indah…tapi aku bilang tidak. Orang bilang planet venus itu cantik…tapi menurut aku tidak. Aku bilang bumi itu indah dan cantik…karena ada kamu.”
Cowo : Langit malam ini ga indah yaa… Cewe : Emang knapa? Cowo : Karena 2 bintang terindah nya ada di mata kamu….
co : say,kata orang kalo berbuka mesti dengan yang manis ya? ce : iya,emang kenapa? co : kalo gitu selama puasa ini aku harus buka dengan kamu terus donk! Co: Maaf mba, jangan terlalu lama duduk di kursi itu, pindah di deket saya aja. Ce: Loh?? kenapa?? Co: Takut dikerubung semut.. soalnya mba manis.. Co: knapa malem ini gelap banget ya Ce: mendung kali bang… Co: kyknya nggak dech… Ce: trus napa bang ?? Co: soalnya bulannya sedang menerangi & menemaniku disini..
co : Say kamu kaya sendok! ce : Hah? co : Iya,Soalnya kamu ngaduk-ngaduk hati ku!
co : Akhirnya.. ketemu jg… ce : ??? Ketemu apanya? co : Tulang rusuk gw yg hilang…
co : kamu gag cape? ce : kenapa? co : habis lari2 dalam pikiranku…
co : say, 1 + 1 berapa ?? ce : 2 say co : salah mustinya itu 1 ce : koq isa co : karena nanti cinta ku dan cintamu akan melebur menjadi 1 ce : ah say bisa aje de
Co : ” Hi cewek lage dimana nih” Ce : ” Lagi di rumah dimana lage? “ Co : ” Lho Kok bisa?” Ce : ” ??? ya bisalah emang napa?” Co : ” Kamu bohong, Kamu kan ada di hatiku “