Membuat Desain PCB menggunakan Livewire PCB Wizard | Membuat Rangkaian elektronika

Salah satu software untuk membuat desain dan skematik rangkaian elektro ( baik elektronika ataupun electricity) adalah livewire, program yang sangat bermanfaat sekali setidaknya bagi anak elektro karena selain dapat merangkai / membuat desain juga dapat mensimulasikan hasil dari rangkaian tadi.

Tulisan kali ini tidak akan berbicara mengenai penjelasan menggunakan livewire itu sendiri karena untuk penggunaannya sangatlah muda, tinggal drag and drop saja komponen yang kita butuhkan. Yang ingin ditekankan dalam tulisan kali ini yaitu mengenai bagainmana merubah hasil rangkainan skematik yang telah kita buat dalam bentuk PCB ( printed circuit board ) yang nantinya akan digunakan dalam merancang komponen sebenarnya. baca juga: Tips Membuat PCB | Printed circuit board
Misal kita telah merancang skematik , lalu kita pilih pada menu tools --> convert --> design to Printed Ciurcuit Board, seperti gambar bergikut:

membuat rangkaian skematik elektronika
Lalu akan muncul dua pilihan seperti gambar berrikut:

membuat rangkaian skematik elektronika
No, untuk menyusun sendiri skema pada PCB dan yes untuk melakuakn penyusunan skema PCB secara otomatis, jika telah berhasil mengjhasilkan gambar sebagai berikut, dan sekarang silahkan lanjutkan ke dalam proses pembuatan PCB, Tips Membuat PCB | Printed circuit board

membuat rangkaian skematik elektronika


Untuk download livewire PCB Wizard, klik disini
 Semoga bermanfaat

Keyword:

Baca juga:

Langkah Konkret Penghematan Energi *


Menipisnya cadangan minyak bumi di Indonesia akan dapat menempatkan salah satu negera anggota OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) ini sebagai pengimpor sumber minyak adalah suatu kemunduran yang teramat sangat yang diikuti dengan kelangkaan bahan bakar minyak di berbagai daerah belum lagi wacana yang dilontarkan pemerintah mengenai kenaikan tarif dasar listrik sebagai suatu wacana ancaman bagi masyarakat yang tidak menghemat energi. Ini membuktikan bahwa seruan pemerintah tentang penghematan energi belum menjadi budaya pada masyarakat Indonesia.
Hemat energi seharusnya sudah mulai dibudayakan dengan serius baik oleh pemerintah maupun masyarakat, pada energi listrik misalnya untuk negara yang beriklim tropis ini Indonesia dianggap terlalu boros dalam penggunaanya, tercatat konsumsi listrik Indonesia pada tahun 2010 591 kilowatt Hour (KWh) per tahun (1), Untuk Negara beriklim tropis sebenarnya penghematan energi bukanlah masalah yang terlalu sulit, sinar matahari yang hampir sepanjang tahun menyinari bumi Indonesia ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan penerangan disetiap pembangunan setiap gedung dan rumah sehingga disiang hari sistem penerangan bukan lagi berbasiskan energi lsitrik melainkan dari sistem penerangan berbasiskan sinar matahari, selain itu pemerintah juga perlu menggalakkan pemakaian teknologi – teknologi terbaru yang lebih hemat energi, semisal pemakaian lampu, sekarang telah hadir teknologi lampu berbasiskan LED (Led Emiting Dioda) yang berbahan semikonduktor yang terbukti secara ilmiah lebih hemat energi ketimbang lampu bohlam CFl biasa, daya 5 Watt pada lampu led dapar sebandinga dengan daya 45 Watt pada lampu bohlam CFL biasa (2),   peralihan ini mungkin memakamn biaya yang cukup besar diawal karena lampu LED memang masih cukup mahal tetapi kalau melihat efek jangka panjang maka itu akan lebih menguntungkan bagi penghematan energi di Indonesia.
Selain masalah pemakaian listrik, pemakaian energi berbahan bakar minyak pun tidak kalah memprihatinkan dari pemakain energi listrik, sebagai negara anggota OPEC, Indonesia terancam menjadi negeri pengimpor minyak, sebuah ironi mengingat negara anggota organisasi penghasil minyak menjadi pengimpor minyak. Masalah ini sebenarnya dapat diatasi bila pemerintah dan masyarakat secara serius memperhatikan masalah ini, kalau dilihat pemakaian energi berbahan bakar minyak terbesar adalah di bidang transportasi betapa tidak jumlah dari kendaraan yang beroperasi aktif di Indonesia baik kendaraan roda empat atau roda dua sudah terlampau melebihi kuota, sejatinya regulasi atau peraturan pemerintah mengenai pembatasan jumlah pengguna kendaraan pribadi tidak bisa tidak harus dikeluarkan, itupun akan menuai protes jika pemerintah tidak serius untuk membenahi sistem transportasi umum yang ada, jadi dapat di tarik kesimpulan dengan pembenahan sistem pelayanan dan keamanan pada sistem transportasi umum yang ada dapat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi, ini secara tidak langsung akan menyebabkan penghematan di bidang sumber energi berbahan bakar minyak ini.
Ketika permasalahan tentang penghematan energi berbahan bakar minyak dan listrik dapat teratasi satu hal pula yang perlu dikembangkan yaitu pembangunan yang berwawasan  teknologi hijau (Green Technology), artinya pembangunan – pembangunan di Indonesia harus mengacu kepada usaha – usaha penghematan energi yang telah dicanangkan bersama. Kita dapat mengacu kepada pembangunan yang telah diterapkan di Inggris misalnya salah satu bangunan yang dianggap paling berhasil menerapkan teknik perancangan penghematan energi baik pasif maupun aktif secara simultan dan sangat berhasil dalam mengeksploitasi penggunaan sel solar adalah bangunan paviliun Inggris (British pavillion). Bangunan ini dirancang dengan pertimbangan iklim setempat, yaitu temperatur udara musim panas saat Expo dilangsungkan dapat mencapai 45 derajat Celsius, serta meminimalkan penggunaan energi yang mengemisi karbondioksida.
Beberapa strategi rancangan yang digunakan mengantisipasi kondisi udara ini adalah pertama, menggunakan tabir air pada dinding timur yang berfungsi sebagai filter radiasi matahari pagi untuk pendingin bangunan tanpa menghilangkan potensi penerangan alami pagi hari. Tabir air dijatuhkan dari dinding bagian atas bangunan mengalir di seluruh dinding kaca sepanjang 65 meter ke kolam di dasar bangunan.
Aliran air sebagai tabir dinding kaca berfungsi untuk pendinginan permukaan kaca itu sendiri serta menurunkan temperatur lingkungan di sekitar bangunan secara evaporatif. Humidity udara pada kawasan ini relatif rendah, sekitar 50-70 persen.
Dinding kaca terbuat dari bahan yang 20 persennya merupakan komponen keramik dan berfungsi mengurangi panas matahari tanpa mengorbankan cahaya yang masuk ke dalam bangunan. Penggunaan tabir air pada dinding timur ini mampu menurunkan temperatur udara di dalamnya hingga 10 derajat Celsius (3).
Pembangunan berwawasan teknologi yang ramah lingkungan akan mempengaruhi pola pikir masyarakat untuk memulai kehidupan yang lebih dapat menghemat lingkungan, salah satu pilar dari kegiatan energi ini adalah masyarakat karena masyarakatlah sebagai subjek utama dalam hal ini, dibutuhkan gerakan – gerakan social yang akan membidani usaha ini, gerakan – gerakan seperti satu rumah satu pohon, gerekan pencinta sepeda seperti bike to work, gerakan menggalakkan jalan kaki merupakan gerakan yang telah ada dan memiliki peran vital dalam usaha yang mulia ini. Gerakan semacam ini harusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah untuk memberi ruang gerak yang lebih agar dapat mensosialisasikan agenda –agendanya secara maksimal.
Dalam usaha penghematan energi ini ada setidaknya beberapa hal yang perlu kita perhatikan bersama, yaitu pertam peran aktif dan kerja sama antara pemerintah sebagai pembuat regulasi atau aturan dengan masyarakat sebagai subjek utama perlu ditingkatkan. Kedua, diperlukannya kembali usaha peremajaan dibidang teknologi –teknologi yang semakin berkembang untuk ditinjau dari segi ekonomis yang jangka panjang dan pencerdasan kepada masyarakat akan hal itu. Ketiga, diperlukan regulasi / aturan tegas pemerintah dalam hal – hal yang permasalahnya telah mendesak, pembatasannya jumlah pengguna kendaraan pribadi misalnya, yang diikuti dengan perbaikan tranportasi umum yang ada. Ketiga, pembangunan yang berorientasi ramah lingkungan perlu menjadi standar pembangunan yang ada di Indonesia sebagai usaha serius bersama dalam upaya perbaikkan dan penghematan sumer daya alam. Dan keempat, sosialisasi pencerdasan terhadap masyarakat dengan menggandeng berbagai komunitas sosial perlu digalakkan guna mengubah pola piker masyarakat agar dapat bersama – sama menyukseskan program penghematan energi yang telah dicanangkan.
Daftar Pustaka
(1) Jawa Pos.2011. Konsumsi Listrik di Indonesia, Usulkan Tarif Listrik yang Progresif, http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=94125. Diakses tanggal 29 Juni 2011
(3)Redaksi Info Bangunan.-..Bangunan Hemat Energi. http://www.jurnalinsinyurmesin.com/index.php?option=com_content&view=article&id=65. Diakses tanggal 29 Juni 2011

 *Diikutkan dalam Lomba Essay BEM Unsri Se Sumatra Selatan

Soekarno: Islam Sontoloyo

Koran Pemandangan 6 April 1940 
 
“Di dalam surat kabar Pemandangan beberapa waktu yang lalu , saya membaca satu perkabaran yang ganjil: seorang guru agama dijebloskan ke dalam bui tahanan karena ia memperkosa kehormatan salah seorang muridnya yang masih gadis kecil. Bahwa orang dijebloskan ke dalam tahanan kalau ia memperkosa gadis itu tidaklah ganjil. Dan tidak terlalu ganjil pula kalau seorang guru memperkosa seorang muridnya. Bukan karena ini perbuatan tidak bersifat kebinatangan, jauh dari itu, tetapi oleh karena memang kadang-kadang terjadi kebinatangan semacam itu. Yang saya katakana ganjil ialah caranya si guru itu “menghalalkan” ia punya perbuatan. Sungguh, kalau reportase di surat kabar Pemandangan itu benar, maka benar-benarlah di sini kita melihat Islam Sontoloyo….!!! Suatu perbuatan dosa dihalalkan menurut hokum fiqh.”

“Cobalah kita mengambil satu contoh. Islam melarang kita makan daging babi. Islam juga melarang kita menghina kepada si miskin, memakan haknya anak yatim, menfitnah orang lain, menyekutukan Tuhan Yang Esa itu. Malahan yang belakangan ini dikatakan dosa yang terbesar, dosa datuknya dosa. Tetapi apa yang kita lihat? Coba Tuan menghina si miskin, makan haknya anak yatim, menfitnah orang lain, musyrik di dalam Tuan punya pikiran dan perbuatan. Maka tidak banyak orang yang akan menunjuk kepada tuan dengan jari seraya berkata: tuan menyalahi Islam. Tetapi coba tuan makan daging babi, walau hanya sebesar biji asam pun dan seluruh dunia akan mengatakan tuan orang kafir. Inilah gambarnya jiwa Islam sekarang ini, terlalu mementingkan kulitnya saja, tidak mementingkan isi. Terlalu terikat kepada “uiterlijke vormen” saja, tidak menyalah-nyalahkan “intrinsieke waarde”.”


soekarno dan islam



“ah, saya meniru perkataan Budiman Kwadjda Kamaludin: alangkah baiknya kita disamping fiqh itu mempelajari juga sungguh-sungguh etiknya Quran, intrinsieke waardennya Quran. Alangkah baiknya pula kita meninjau sejarah yang telah lampau, mempelajari sejarah itu, melihat dimana letaknya garis menaik dan dimana letaknya garis menurun dari masyarakat Islam, akan menguji kebenaran perkataan Prof. Tor Andrea yang mengatakan bahwa juga Islam terkena fatum kehilangan jiwanya yang dinamis, sesudah lebih ingat kepada ia punya system perundang-undangan kepada ia punya ajaran jiwa. Dulupun dari Ende pernah saya tuliskan: “umumnya kita punya kyai-kyai dan kita punya ulama-ulama tak ada sedikitpun “feeling” kepada sejarah. Ya boleh saya katakana kebanyakan tak mengetahui sedikitpun sejarah itu. Mereka punya minat hanya kepada agama khusus saja, dan dari agama ini, terutama sekali bagian fiqh. Sejarah, apalagi bagian “yang lebih dalam”, yakni yang mempelajari kekuatan-kekuatan masyarakat yang menyebabkan kemajuannya atau kemunduran suatu bangsa, -sejarah itu sama sekali tak menarik mereka punya perhatian. Padahal di sini, di sinilah penyelidikan yang maha penting! Apa sebab mundur? Apa sebab maju? Apa sebab bangsa ini di jaman ini begini? Apa sebab bangsa itu di jaman itu begitu? Inilah pertanyaan-pertanyaan yang maha penting yang harus berputar, terus-menerus di dalam kita punya ingatan kalau kita mempelajari naik turunnya sejarah itu.

Tetapi bagaimana kita punya kyai-kyai dan ulama-ulama? Tajwid membaca Quran, hafal ratusan hadits, mahir dalam ilmu syarak, tetapi pengetahuannya tentang sejarah umumnya nihil. Paling mujur mereka hanya mengetahui “tartich Islam” saja. Dan inipun terambil dari buku-bukunya tarich Islam yang kuno, yang tak dapat tahan ujiannya ilmu pengetahuan modern.

Padahal dari tarich Islam inipun saja mereka sudah akan dapat menggali juga banyak ilmu yang berharga. Kita Umumnya mempelajari Hukum, tetapi tidak mempelajari caranya orang dulu mentanfizkan Hukum itu..

“fiqh pada waktu itu hanyalah kendaraan saja, tetapi kendaraan ini dikusiri oleh rohnya etik Islam serta tauhid yang hidup, dan ditarik oleh kuda sembrani yang di atas tubuhnya ada tertulis ayat Quran: “janganlah kamu lembek dan janganlah kamu mengeluh sebab kamu akan menang, asal kamu mukmin sejati”. Fiqh ditarik oleh agama hidup, dikendarai oleh agama hidup, disemangati agama hidup, roh agama hidup yang berapi-api dan menyala-nyala. Dengan fiqh yang demikian itu umat Islam menjadi cakrawati di separuh dunia.
Kebalikannya, bahwa sejak islam studie dijadikan fiqh studie garis kenaikan itu menjadi membelok ke bawah. Menjadi garis yang menurun. Di situlah lantas islam membeku menurut kata Essad Bey, membeku menjadi satu system formil belaka. Lenyaplah ia punya tenaga yang hidup. Lenyaplah ia punya jiwa penarik, lenyaplah ia punya ketangkasan yang mengingatkan kepada ketangkasannya harimau. Kendaraan tiada lagi punya kuda, tiada lagi punya kusir. Ia tiada bergerak lagi, ia mandeg!

Dan bukan saja mandeg! Kendaraan mandeg pun lama-lama menjadi amoh. Fiqh bukan lagi menjadi petunjuk dan pembatas hidup, fiqh kini kadang-kadang menjadi penghalalnya perbuatan-perbuatan kaum sontoloyooo…! Maka benarlah perkataannya Halide Edib Hanoum, bahwa Islam di zaman akhir-akhir ini “bukan lagi agama pemimpin hidup, tetapi agama prokol-bambu”

Isra' Mi'raj dan Relativitas Waktu

Bismillah
"Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu"

Relativitas waktu pertama kali dikemukan oleh Albert Einstein di awal abad ke 20, "Ruang dan waktu merupakan bentuk intuisi, yang tidak bisa dipisahkan dari kesadaran, lebih daripada itu, ia seperti konsep warna, bentuk, ukuran." dan menurut teori relativitas umum, " waktu tidak mempunyai keberadaan yang bebas terpisah dari tatanan peristiwa yang dengannya kita mengukurnya".

Dalam teorinya itu, Einstein menerangkan bahwa tidak ada sesuatu yang mutlak dalam kehidupan ini. Segala sesuatu relatif dalam gerak dan kedudukannya. Sebuah bola yang bulat, suatu saat akan dapat berubah pipih. Begitu pun penggaris yang panjang, pada saat yang berbeda dapat mengerut, pendek. Sebuah benda yang berbobot ringan di satu saat, dapat menjadi berat atau tidak berbobot sama sekali di saat-saat lainnya. Jarum jam yang bergerak cepat mengukur waktu, ada kalanya menjadi lambat bahkan pada satu titik masa, berhenti sama sekali. Juga jantung yang berdenyut menandai usia, dapat mengalami kelambatan hingga usia pun berjalan lebih lambat dari yang semestinya.

relativitas waktu dan isra' mi'raj

Lalu apa hubungannya dengan peristiwa Isra' dan Miraj dengan paparan pembuka diatas, seperti yang kita ketahui Isr'a' merupakan suatu perjalanan dari Masjid Al Haram ( Mekkah ) menuju ke masjid Al Aqsho ( Palestina ) lalu Mi'raj menuju Arsy dan dalam perjalanan menuju arsy tersebut, Muhammad dilihatkan peristiwa masa lalu, yaitu masyarakat - masyarakat terdahulu serta peristiwa masa depan yaitu kehidupan akhirat (surga dan neraka) dan uniknya dalam penuturan rasulullah yang diabadikan dalam Al Quran bahwa peristiwa tersebut terjadi dalam satu malam.

Suatu yang sangat - sangat tidak rasional pada zamannya, sehingga banyak orang yang beriman yang mengalami keraguan, dan orang - orang yang tidak beriman semakin bertambah ketidakpercayaannya, hanya orang - orang seperti Abu Bakar saja yang memiliki kadar keimanan luar biasa berani berteriak bahwa ia percaya. Dalam perjalan sejarah peristiwa Isra' dan Mi'raj dipahami secara dogmatis (Naqliyah) atau secara gaib ( metafisika)  padahal menurut pengakuan Nabi sendiri bahwa ia mengalami perjalanan jasadiyah bukan perjalan rohani, ia mengaku mengendarai sesuatu yang kecepatannya sangat luar biasa cepatnya, sehingga pemahaman dogmatis terdahulu harus mulai dibuktikan secara aqli (akal) sehingga lebih rasional.

Setelah periastiwa Renesains di Eropa yang mengalahkan abad kekuasaan agama (gereja), ilmu pengetahuan tampil dimuka dengan digdaya tanpa terbendung, sesuatu yang tidak masuk dinalar dan akal dianggap salah, ilmu pengetahuan tidak mengenal dimensi iman ketika itu, Soelah ketika saat ini dimulai masa dimana ilmu pengetahuan dan agama mulai hidup secara berlawanan.

Tapi disini lah bukti dari mukjizat para nabi, peristiwa - peristiwa yang tergambarkan dalam kitab suci dapat diteliti dan dapat dipandang ilmiah semisal peristiwa terbelahnya laut merah oleh tongkat Musa, dBanjir Nab Nuh dan peristiwa Isra Mi'raj, khusus yang peristiwa yangterakhir ketika kita memahami ke "relativitasannya" ruang dan waktu seperti yang dikemukakan oleh Einstein maka kita dapat melihat keilmiahan dalam peristiwa tersebut.

"Seorang yang berjalan dengan kecepatan cahaya maka ruang dan waktu bukan lagi hal yang absolut tetapi relatif" itu yang diungkapkan Einstein dan menurut saya itulah peristiwa Isra' dan Mi'raj. Nabi mengendarai sesuatu yang melebihi kecepatan cahaya " v > c" maka sesuai dengan rumus relativitas Einstein maka waktu dan ruang yang dialami seseorang yang berjalan dengan kecepatan melebihi cahaya seperti itu akan sangat relatif

"Maha suci Allah yang telah memperjalankan Hambanya pada suatu malam dari masjil Al Haram menuju Masjid Al Aqsho yang diseklilingnya telah kami berkahi" (Isra':2)

"Sungguh dalam penciptaan langit dan Bumi, pergantian siang dan Malam dan segala peristiwa alam lainnya, terdapat tanda - tanda kebesaran Tuhan, bagi orang yang berfikir"

Daftra Referensi:
Allah is known Through Reason
letslightenupyourworld.blogspot.com

Dasar Teknik Listrik

Hari ini mendapatkan pebgetahuan tambahan tetapi fundamental dalam dunia kelistrikan ( Dasar Teknik Listrik) setelah diskusi dengan dosen diluar kelas (memang terkadang ilmu tidak selalu ada di kelas), di awali dengan pertanyaan, saya bertanya "pak, dalam hukum pembagi tegangan artinya jika kita bersama - sama memegang sumber listrik 220 Volt AC, satu orang memegang Phasa (api) lalu berjejer bersama-sama beberapa orang dan orang terakhir memegang netral, membentuk satu loop tertutup ( dengan catatan: semua orang berpijak pada isolasi, sesuatu yg tidak menghantarkan listrik)."

"Berarti setiap orang yang memegang sumber 220 Volt AC tersebut masing - masing akan mendapatkan jatah tegangan 220 / jumlah orang tersebut, itu berarti sengatan listrik tidak terlalu terasa? bener gak pak?"

Dosen saya menjelaskan dengan menganalogikan sebuah gambar berikut:


Lalu pertanyaan kedua saya, sumber listrik di Indonesia kan satu Phasa, apakah ketika kita memegang atau menyentuh salah satu dari dua kutub sumber tegangan ( baik itu phasa maupun netral ) dan kita berpijak pada isolasi (sesuatu yang tidak menghantarkan listrik) apakah akan jatuh tegangan tersebut pada diri kita (kesetrum)
 

Dosen saya menjelaskan "Tegangan tidak akan drop di kita karena antara kita dan tegangan mementuk huungan loop yang terbuka."
Terima Kasih Pak!
Listrik Untuk kehidupan

Semoga bermanfaat


Baca juga:

Belajar Mikrokontroler | Membaca Data Suhu dengan Mikrokontroler PIC 16F877

Tulisan kali ini sekedar untuk berbagi tentang salah satu aplikasi sederhana dengan menggunakan mikrokontroler PIC 16F877, yaitu membaca data suhu yang akan ditampilkan di LCD, baca juga:  Belajar Mikrokontroler PIC | Membaca Data ADC dan  Mengendalikan PWM dengan Input ADC

Pada tulisan kali ini sensor suhu DS1820, dapat juga menggunkan LM 35 D ( saran penulis jangan menggunakan LM 35 DZ, karena menurut pengalaman tipe DZ tegangan yang dikeluarkannya kurang stabil)., suhu ini akan di tampilkan pada LCD. baca juga: Rangkaian Interface Mikrokontroler PIC dengan LCD

Diagram Blok Aplikasi Membaca data Suhu
Gambar Diagram Blok Aplikasi Membaca Data Suhu

Berikut rangkaiannya

Rangkaian Aplikasi Membaca Data Suhu


Gambar Rangkaian Aplikasi Membaca Data Suhu


Berikut Listing Programnya:

sbit LCD_RS at RB4_bit;
sbit LCD_EN at RB5_bit;
sbit LCD_D4 at RB0_bit;
sbit LCD_D5 at RB1_bit;
sbit LCD_D6 at RB2_bit;
sbit LCD_D7 at RB3_bit;

sbit LCD_RS_Direction at TRISB4_bit;
sbit LCD_EN_Direction at TRISB5_bit;
sbit LCD_D4_Direction at TRISB0_bit;
sbit LCD_D5_Direction at TRISB1_bit;
sbit LCD_D6_Direction at TRISB2_bit;
sbit LCD_D7_Direction at TRISB3_bit;
const unsigned short TEMP_RESOLUTION = 9;

char *text = "000.0000";
unsigned temp;

void Display_Temperature(unsigned int temp2write) {
const unsigned short RES_SHIFT = TEMP_RESOLUTION - 8;
char temp_whole;
unsigned int temp_fraction;


if (temp2write & 0x8000) {
text[0] = '-';
temp2write = ~temp2write + 1;
}


temp_whole = temp2write >> RES_SHIFT ;
if (temp_whole/100)
text[0] = temp_whole/100 + 48;
else
text[0] = '0';

text[1] = (temp_whole/10)%10 + 48;
text[2] = temp_whole%10 + 48;
temp_fraction = temp2write << (4-RES_SHIFT);
temp_fraction &= 0x000F;
temp_fraction *= 625;


text[4] = temp_fraction/1000 + 48;
text[5] = (temp_fraction/100)%10 + 48;
text[6] = (temp_fraction/10)%10 + 48;
text[7] = temp_fraction%10 + 48;
Lcd_Out(2, 5, text);
}

void main() {
ANSEL = 0;
ANSELH = 0;
C1ON_bit = 0;
C2ON_bit = 0;

Lcd_Init();
Lcd_Cmd(_LCD_CLEAR);
Lcd_Cmd(_LCD_CURSOR_OFF);
Lcd_Out(1, 1, " Temperature: ");
Lcd_Chr(2,13,223);

Lcd_Chr(2,14,'C');

//--- Main loop
do {
Ow_Reset(&PORTE, 2);
Ow_Write(&PORTE, 2, 0xCC);
Ow_Write(&PORTE, 2, 0x44);
Delay_us(120);

Ow_Reset(&PORTE, 2);
Ow_Write(&PORTE, 2, 0xCC);
Ow_Write(&PORTE, 2, 0xBE);
temp = Ow_Read(&PORTE, 2);
temp = (Ow_Read(&PORTE, 2) << 8) + temp;

//--- Format and display result on Lcd
Display_Temperature(temp);

Delay_ms(500);
} while (1);
}


Simulasikan program diatas dengan Real PIC simulator( baca: Tutorial PIC Simulator )
Semoga bermanfaat

Sumber Refernsi: MikroElektronika


Baca Juga:

Mengendalikan PWM dengan Input ADC pada mikrokontroler PIC

Pada tulisan kali ini, saya akan mencoba mengendalikan PWM (pulse width modulation) dengan input analog dari ADC internal pada mikrokontroler PIC 16F877, Tulisan kali ini merupakan gabungan dari dua tulisan sebelumnya yaitu Belajar Mikrokontroler | Pengendalian PWM pada Mikrokontroler PIC 16f877 dan Belajar Mikrokontroler PIC | Membaca Data ADC.

Nah sekarang kita mencoba menggabungkan bagaimana input ADC yang nilainya analog juga mengatur keluaran PWM yang nilainya analog, kita tahu ADC pada ikrokontroler PIC sebesar 10 bit berarti mempunyai range antara 0 sampai 1023 dan juga PWM nilainya antara 0 - 100 persen satuan duty cycle, jadi program ini akan memberi nilai kearan pada PWM sesuai dengan nilai ADC yang masuk berdasarkan perbandingan dua nilai tersebut.
Berikut programnya, kali ini saya menggunakan compiler Ldmikro (ternyata menggunakan program ladder lebih mudah dan mengasyikkan) baca: LdMikro | Solusi Belajar Mikrokontroler dengan Ladder diagram

PWM dengan input ADC


Catatan:
Untuk memasukkan berbagai instruksii pada LdMikro, perintahnya ada pada tab instruksi dan masukkan instruksi sesuai dengan keinginan kita,
pada program diatas instruksi yang digunakan:
-  A/D Converter Read (Untuk membaca nilai ADC)
- Set PWM Output (untuk mengeluarkan nilai PWM)
- piecewise linear (untuk membuat perbandingan)

Lalu atur piecewise linear dengan 3 set point, yaitu low, medium dan hgh, perbandingannya 0 pada ADC berarti 0 pada PWM, 512 pada ADC berarti 50 dutycycle PWM, 1023 pada ADC berarti 100 dutycycle PWM, dan nilai antara minimum dan maksimum sesuai dengan perbandingan itu.
PWM dengan input ADC pada mikrokontroler
Compile program dan simulasikan dengan RealPicSimulator (Tutorial PIC Simulator | Belajar Mikrokontroler PIC)
Berikut hasilnya:

Mengendalikan PWM dengan input ADC



Baca juga: